Bridge breaks in Central Java, killing 5 people and injuring 29 others
A footbridge packed with tourists broke at a mountanious resort on Java Island Wednesday, killing five people and injuring 29 after they plunged into a rocky riverbed, police and tourist officials said. The victims were evacuated to three nearby hospitals, said Surono, an employee at the Baturaden resort in Central Java province, adding they fell more than 20 meters (yards) after one of the steel cables holding the small bridge snapped. Local police chief, Emron Putra Agung said five people were killed and 29 injured. The accident occurred as the country enjoys a weeklong holiday marking the end of the Islamic month Ramadan, when people traditionally flock to holiday sites. Baturaden, located 300 kilometers (190 miles) east of the capital Jakarta, is one of the most popular resorts on the slopes of Mount Slamet (3,428 meters, 11,246 feet), Java's second highest peak.
Translation:
Jembatan runtuh di Jawa Tengah, 5 orang tewas dan 29 lainnya luka-luka
Jembatan pejalan kaki yang penuh dengan turis runtuh di penginapan daerah pegunungan di pulau Jawa pada Rabu silam, menewaskan lima orang dan 29 lainnya luka-luka setelah mereka jatuh ke sungai yang berbatu, kata turis dan polisi yang secara resmi mengatakan hal itu. Para korban dievakuasi ke tiga rumah sakit terdekat, kata Surono, pegawai dari penginapan Baturaden di provinsi Jawa Tengah, Surono menambahkan mereka jatuh pada ketinggian lebih dari 20 meter (yard) setelah salah satu kabel baja penyangga jembatan kecil itu putus. Kepala kepolisian setempat, Emron Putra Agung mengatakan lima orang tewas dan 29 lainnya luka-luka. Kejadian ini terjadi saat seluruh pelosok negeri sedang menikmati liburan panjang yang menandakan akhir dari bulan Ramadan umat Islam, dan sudah menjadi tradisi jika orang-orang berbondong-bondong ke tempat liburan. Baturaden, berlokasi 300 kilometer (190 mil) dari timur Ibukota Jakarta, adalah salah satu dari penginapan terkenal di lereng Gunung Slamet (3,428 meter, 11,246 kaki), yang merupakan puncak gunung tertinggi kedua di Jawa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar